Ekonomi Jaman Now

Fenomena-fenomena baru dan unik di perekonomian Indonesia akhir-akhir ini sering terjadi. Bisa dikatakan beberapa tahun belakangan banyak kejadian-kejadian ekstrim di dalam ekonomi kita. Mulai dari  beberapa pelaku usaha skala besar yang menutup usahanya di Indonesia, seperti Ford dan Toshiba, hingga yang belakangan ini tutupnya gerai-gerai retail milik 7eleven, Ramayana. Belum lagi menurunnya omset usaha-usaha retail yang lain. Ada yang menyatakan bahwa terjadi shifting, ada yang menyatakan daya beli masyarakat turun. Semua meyakinkan dengan argumen-argumen masing-masing.

Saya mengamati beberapa kejadian seru di kehidupan masyarakat di negri ini. Saya bilang seru, karena ya memang seru. Begitu banyak obyek wisata alam baru yang ditemukan, itu seru. Mulai bermunculan rumah makan dengan konsep cozy dan unik, itu seru. Akses internet cepat yang semakin mudah didapat, itu seru. Saya bilang hal-hal tersebut seru karena saya berada di rentang usia people yang menikmatinya, walaupun secara pribadi tidak semua saya suka dan nikmati. Tapi begitulah kondisi sekarang. Masyarakat di rentang usia kerja mapan, katakanlah antara 25 s/d 45 tahun, sedang seru-serunya menikmati hal-hal tersebut. Yuswohady menyebutnya “Leisure Economy“.

Ya, ekonomi jaman now memang sedang berada di taraf leisure economy, mungkin ke depan akan masuk ke era healthy economy. Tapi entah kapan.

Ini postingan pertama saya di blog ini. Saya masih ‘cupu’ dalam urusan memahami ekonomi. Semoga ke depan akan banyak postingan-postingan saya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s